kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Harga Bawang Putih Melejit, Bapanas Siapkan Intervensi Panggil Importir & Distributor


Kamis, 23 Juli 2026 / 21:16 WIB
Harga Bawang Putih Melejit, Bapanas Siapkan Intervensi Panggil Importir & Distributor
ILUSTRASI. Pemicu lonjakan harga bawang putih impor (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan langkah intervensi untuk meredam kenaikan harga bawang putih yang masih mendorong Indeks Perkembangan Harga (IPH) sepanjang Juli 2026. 

Pemerintah akan memanggil importir dan distributor untuk memperkuat pasokan bawang putih jenis kating yang saat ini dinilai masih terbatas di pasar.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan hasil pemantauan di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta, menunjukkan stok bawang putih secara umum masih aman. 

Baca Juga: Panda Bond Perdana Laris Manis, Yield Cuma 2% dan Oversubscribed 2,4 Kali

Namun, kenaikan harga terutama terjadi pada bawang putih jenis kating yang menjadi pilihan utama konsumen.

"Harga bawang putih memang trennya agak sedikit naik. Kalau bawang putih honan relatif stabil, sedangkan kating memang relatif agak tinggi," ujar Ketut saat meninjau PIKJ, dikutip dari keterangan pers, Kamis (23/7/2026). 

Menurutnya, harga bawang putih honan di PIKJ bahkan mulai turun dari Rp 23.000 per kilogram (kg) menjadi Rp 22.500 per kg. Sebaliknya, pasokan bawang putih kating dinilai belum mencukupi karena pasokan dari luar negeri masih terbatas.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Bapanas akan segera menggelar rapat dengan para importir guna memastikan tambahan pasokan bawang putih kating masuk ke pasar grosir.

"Kami akan kembali rapat dengan para importir untuk meminta dan memantau sekaligus meneliti posisi harga sebenarnya kating ini seperti apa. Tatkala pasokan kating bisa ditambah, harapan harganya bisa stabil, menurun," kata Ketut.

Ia menilai stabilitas pasokan di PIKJ menjadi faktor penting karena pasar induk tersebut menjadi salah satu pusat distribusi bawang putih ke berbagai daerah. Dengan harga yang terkendali di tingkat grosir, pemerintah berharap dampaknya dapat menekan gejolak harga di wilayah lain.

Bapanas juga menyoroti tingginya fluktuasi harga bawang putih di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, setelah berkoordinasi dengan importir, pemerintah akan meminta distributor mengoptimalkan penyaluran pasokan ke wilayah tersebut.

"Langkah pertama kami akan mengumpulkan para importir. Langkah kedua tentu dengan distributor. Setelah itu dilakukan pendistribusian ke wilayah-wilayah timur karena tentu juga perlu kita jaga harga di sana. Relatif distribusinya masih agak berat dan tentu kita harus carikan solusi," ujar Ketut.

Baca Juga: Rosan: Gugatan MK Tak Goyahkan Minat Investor Global Bond Danantara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×