kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.875   -113,00   -0,63%
  • IDX 6.134   12,16   0,20%
  • KOMPAS100 795   1,63   0,21%
  • LQ45 608   0,09   0,02%
  • ISSI 213   1,44   0,68%
  • IDX30 337   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 429   2,04   0,48%
  • IDX80 91   0,18   0,20%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 110   0,25   0,23%

Pemerintah Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun


Rabu, 17 Juni 2026 / 19:38 WIB
Pemerintah Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun
ILUSTRASI. Ketersediaan Bawang Putih Jauh di Bawah Kebutuhan Konsumsi Masyarakat RI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan. 

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan menjamin harga, menyediakan benih, sarana produksi, alat mesin pertanian (alsintan), serta memperkuat peran BUMN pangan agar petani memiliki kepastian usaha dan mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan bersama petani penangkar, PTPN, ID Food, Bulog dan pemangku kepentingan lainnya di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (17/6/2026), Amran mengatakan Presiden Prabowo Subianto menginginkan Indonesia mampu memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri.

Baca Juga: Pasokan Bawang Merah Aman Jelang Iduladha, Kementan Pastikan Produksi Terkendali

“Bapak Presiden ingin swasembada. Karena itu ekosistemnya kita bangun dari benih sampai konsumsi. Dulu pendekatannya parsial sehingga tidak jalan. Sekarang kita kawal bersama, tiga tahun insyaallah bisa swasembada,” kata Amran.

Amran menegaskan fokus utama saat ini adalah menyiapkan benih untuk mendukung produksi. Pemerintah hadir sebagai penggerak utama dengan memberikan bantuan benih, alsintan, serta menjamin penyerapan hasil produksi. 

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) bawang putih basah juga disiapkan agar petani memperoleh keuntungan yang layak dan memiliki kepastian usaha.

“Kita support petani. HPP bawang putih basah disiapkan supaya petani tidak rugi. Pemerintah hadir sebagai trigger untuk menggerakkan produksi bawang putih nasional. Swasta, kami kawal. Dan impor kita tekan kerannya,” tegasnya.

Baca Juga: Impor Ilegal 133,5 Ton Bawang Bombai Dinilai Ancam Petani dan Ketahanan Pangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×