kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.951   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.029   145,19   2,47%
  • KOMPAS100 784   20,86   2,73%
  • LQ45 593   15,00   2,59%
  • ISSI 209   5,74   2,82%
  • IDX30 336   8,84   2,70%
  • IDXHIDIV20 412   9,41   2,34%
  • IDX80 89   2,31   2,66%
  • IDXV30 112   2,85   2,62%
  • IDXQ30 108   2,88   2,74%

Hamzah Haz datangi KPK jenguk Fuad Amin


Kamis, 08 Januari 2015 / 12:27 WIB
ILUSTRASI. Pada kuartal I-2023, ERAA mencatatkan pertumbuhan penjualan 28,9% secara tahunan menjadi Rp 14,8 triliun. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Mantan Ketua Umum Partai Perasatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjenguk Fuad Amin Imron. Fuad Amin adalah mantan Bupati Bangkalan yang menjadi tersangka kasus dugaan suap jual beli gas di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Menurut Hamzah Haz, Fuad Amin masih ada hubungan dekat dengan keluarganya. "Orangtua Fuad dulu sahabat saya, banyak bantu di DPR dan saat menjadi Ketua Umum PPP, jadi saya wajib datang," ujarnya, Kamis (8/1).

Ia pun mengaku tidak tahu mengenai kasus dugaan suap di Bangkalan yang menjadikan Fuad Amrin menjadi tersangka. "Saya tidak mengerti soal gas alam," klaim Hamzah Haz. KPK sendiri menangkap Fuad Amin pada 2 Desember 2014. Dalam operasi tangkap tangan, KPK berhasil menyita tiga koper besar yang berisi uang Rp 3 miliar yang diduga suap dari PT Media Karya Sentosa.

Perusahaan itu diketahui bekerjasama dengan PD Sumber Daya Alam yang menyalurkan gas hasil pembelian PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore untuk pembangkit listrik di Gili Timur Bangkalan dan Gresik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×