kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Gugatan RI melawan Uni Eropa di WTO terkait diskriminasi sawit masuk tahap konsultasi


Kamis, 30 Januari 2020 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. Markas besar Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) digambarkan di Jenewa, Swiss, 26 Juli 2018.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia bersiap melakukan proses konsultasi di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) setelah Indonesia mengajukan gugatant terhadap Uni Eropa (UE) atas tuduhan melakukan diskriminasi terhadap produk kelapa sawit.

Proses konsultasi akan dilakukan pada tanggal 19 hingga 20 Februari mendatang. Saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) selaku wakil pemerintah telah berada di Jenewa, Swiss.

Baca Juga: AS, Uni Eropa dan Jepang sepakat usulkan aturan subsidi baru dalam perdagangan

"Kami sedang dalam tahap persiapan menghadapi tahapan konsultasi tanggal 19 dan 20 Februari di Jenewa," ujar Direktur Pengamanan Perdagangan Kemdag Pradnyawati saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (30/1).

Sebelumnya Indonesia mengajukan gugatan ke WTO terhadap Uni Eropa. Gugatan tersebut berkaitan dengan diskriminasi yang dilakukan oleh EU kepada minyak sawit Indonesia.

Baca Juga: Jokowi bilang Uni Eropa tuding sawit rusak lingkungan karena kalah saing




TERBARU

[X]
×