kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Gugatan praperadilan Novel Baswedan ditolak


Selasa, 09 Juni 2015 / 17:41 WIB
Gugatan praperadilan Novel Baswedan ditolak
ILUSTRASI. TikTok app logo is seen in this illustration taken, August 22, 2022. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sidang permohonan pra peradilan Novel Baswedan memasuki babak final. Hakim tunggal Suhairi menolak permohonan praperadilan yang diajukan oleh penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) sejak 25 Mei 2015 lalu.

"Menyatakan menolak permohonan praperadilan Novel Baswedan untuk seluruhnya," kata Suhairi dalam persidangan, Selasa (9/6).

Novel yang ditangkap polisi pada 1 Mei lalu, mengajukan praperadilan untuk menggugat keabsahan penangkapan dan penahanan dirinya. Novel menjadi tersangka kepolisian atas kasus dugaan penganiayaan sarang burung walet tahun 2004 lalu di Bengkulu.

Pertimbangan Hakim Suhairi, pertama, penangkapan yang dilakukan oleh kepolisan selaku termohon, telah sesuai dengan ketentuan pasal 18 ayat 1 KUHAP. 

Pertimbangan kedua, pengadilan berpendapat, dasar hukum berita penangkapan yang berbeda dapat dibenarkan karena sudah melalui proses hukum, sehingga Novel sah ditetapkan sebagai tersangka. 

Alasan ketiga, penangkapan yang dilakukan kepolisian setelah melakukan pemanggilan pada Novel yang hanya dua kali, bisa dilakukan. Menurut Suhairi, panggilan dari kepolisian harus dipenuhi oleh terpanggil (Novel)  meski sedang melakukan tugas kedinasan. Jadi, penangkapan yang dilakukan termohon kepada pemohon sudah memenuhi prosedur hukum.

"Menyatakan sah atas penahanan dan penangkapan Novel Baswedan," kata Suhairi, sembar membebani seluruh biaya perkara pada pemohon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×