kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Golkar: Jangan larang orang kaya jadi presiden


Sabtu, 25 Januari 2014 / 16:48 WIB
Golkar: Jangan larang orang kaya jadi presiden
ILUSTRASI. Sedang Melakukan Program Hamil? Ini 5 Makanan Sehat yang Bisa Anda Konsumsi


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Balitbang Partai Golkar, Indra J Piliang, meminta masyarakat tidak melarang orang kaya mencalonkan presiden dan menjadi presiden RI. "Jangan larang orang kaya jadi presiden. Mereka dulu korban sapi perahan politisi," kata Indra dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (25/1).

Menurut dia sejarah mencatat demokrasi di Indonesia dibangun kaum borjuis, para saudagar yang awal mula mendirikan organisasi-organisasi syarikat Islam. "Mereka yang mendorong terbentuknya Parpol. Prinsip saudagar adalah kalau bisa muda dipersulit," kata Indra.

Dia menjelaskan ke depan bukan tokoh partai politik ideologis yang akan jadi Presiden RI melainkan para orang-orang kaya. "Seperti Sandiaga Uno, Anindya Bakrie, Wisnu Wardhana, Rusdi Kirana, Hary Tanoe, dan lainnya," kata dia.

Menurutnya figur-figur seperti ini tidak mencari uang di politik sebab sudah mapan sebelum terjun di politik. (Hasanudin Aco)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×