kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Gita Wirjawan salahkan cuaca


Senin, 15 Juli 2013 / 12:00 WIB
Gita Wirjawan salahkan cuaca
ILUSTRASI. Eastparc Hotel


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan, harga-harga bahan pangan, dari cabai sampai bawang, melambung tinggi akibat gagal panen di sejumlah komoditas.  Sehingga, Gita menilai, produksi di bawah standar konsumsi masyarakat saat ini.

Alasan kegagalan panen pada tahun ini menurut Gita karena cuaca. Gita menjelaskan, saat ini telah terjadi musim kemarau basah yang menghancurkan produksi bahan pangan.

"Produksi dalam negeri turun gagal panen, (akibat) kemarau basah," ujar Gita Wirjawan, di penutupan Festival Jakarta Great Sale, Minggu (14/7).

Gita pun menjelaskan ada beberapa kota penghasil bawang dan cabai mengalami kegagalan panen seperti Brebes sampai Pemalang. Gita mengaku pemerintah sulit mengantisipasi kenaikan harga akibat kegagalan panen yang disebabkan cuaca.

"Kami (Pemerintah) tidak anitisipasi prakiraan cuaca, bahwa akan terjadi gagal panen, buktinya terjadi kemarau basah," jelas Gita.

Gita menambahkan untuk pasokan cabai baru mencapai 4000 ton. Sedangkan bawang putih baru mencapai 16 ribu ton. (Adiatmaputra Fajar Pratama/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×