kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Gita Wirjawan belum direstui SBY jadi capres


Sabtu, 18 Mei 2013 / 15:14 WIB
Gita Wirjawan belum direstui SBY jadi capres
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengaku belum mendapatkan restu dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk maju sebagai calon Presiden (Capres) dalam Pilpres 2014 nanti.

"Belum ada restu apapun," kata Gita depan kader Ormas Barindo di Hotel Atlet Century Jakarta, Sabtu (18/5/2013). Kendati demikian, Gita mengatakan, kalau nantinya diundang oleh Demokrat maju dalam Konvensi Capres maka dia akan pertimbangkan ikut konvensi.

"Untuk sementara saya menceritakan saja bahwa dan tantangan Indonesia ke depan dari sisi perdagangan dan ekonomi. Ini besar dan kita harus hadapi. Dan harus siap ke depan," kata Gita yang memilih bicara ekonomi ketimbang Capres.

Gita juga mengaku belum ada komunikasi dengan SBY soal rencananya maju jadi Capres. "Belum ada komunikasi secara resmi jadi kita lihat aja ke depan," ujarnya.

Sejak disebut-sebut namanya masuk dalam bakal Capres, Gita Wirjawan mulai rajin tampil di depan publik. Pekan lalu dia mengunjungi Pasar Tanah Abang di Jakarta dan berdialog dengan pedagang.

Hari ini Gita tampil depan kader Barindo yang merupakan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang diluncurkan sejak 2007 lalu oleh Akbar Tandjung dan berperan sebagai salah satu Ormas yang mengusung SBY-Boediono sebagai Capres-Cawapres 2009. (Hasanudin Aco/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×