CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.031,93   22,42   2.22%
  • EMAS986.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.57%
  • RD.CAMPURAN -0.12%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.11%

Gernas Vaksin bidik 7 juta warga di perkebunan sawit dan desa-desa produktif


Kamis, 23 September 2021 / 14:11 WIB
Gernas Vaksin bidik 7 juta warga di perkebunan sawit dan desa-desa produktif
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kiri) disuntik dosis kedua vaksin COVID-19 produksi. Gernas Vaksin bidik 7 juta warga di perkebunan sawit dan desa-desa produktif.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gerakan Nasional (Gernas) Percepatan Vaksinasi yang dimotori oleh forum Projo terus digeber.  Setelah sukses menggelar vaksinasi di tiga provinsi di Pulau Jawa bersama Salim Group, Projo kembali menggandeng  pengusaha perkebunan sawit dan komoditas lain untuk melakukan vaksinasi gratis.

Targetnya memvaksin 7 juta warga sekitar perkebunan dan desa produktif di 17 provinsi.

“Projo akan terus berupaya menggalang gotong royong berbagai pihak untuk bahu-membahu melakukan percepatan vaksinasi gratis untuk rakyat. Bersama Kemenkes, TNI-POLRI kali ini PROJO akan bekerjasama dengan pelaku usaha perkebunan sawit,” kata Sekjen Projo Handoko dalam konferensi pers di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (22/09/21). 

Menurut Handoko, percepatan vaksinasi gratis untuk rakyat ini akan menjadi kunci bagi bangsa Indonesia melawan pandemi Covid-19 dan kembali bangkit menyongsong masa depan.

Baca Juga: Cara daftar aplikasi PeduliLindungi, masih banyak yang bingung

Kasatgas Gerakan Nasional Vaksinasi Covid-19, Panel Barus, menambahkan bahwa kegiatan ini akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo pada hari Jumat, 24 September 2021.

“Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka secara resmi kegiatan ini pada hari Jumat (24/9). Dan dibarengi dengan dimulainya kegiatan vaksinasi di 17 provinsi. Sekali lagi vaksinasi gratis untuk rakyat, ” ujar Panel Barus.

Panel Barus juga mengatakan bahwa vaksinasi adalah hak bagi setiap warga negara, karena keselamatan rakyat adalah yang utama. Sektor perkebunan dan desa-desa produktif adalah basis produksi yang strategis bagi negara ini. Karena itu, vaksinasi menjadi penting.

Kami akan terus membantu capaian target 70 persen vaksinasi dari jumlah populasi, agar herd immunity bisa segera tercipta. “Kami ingin anak-anak kembali ke sekolah, mahasiswa kembali kuliah, aktifitas ekonomi kembali bergairah,” tutup Panel Barus.

Selanjutnya: Wapres AS Ajak Dunia Patungan untuk Mengantisipasi Ancaman Pandemi di Masa Depan

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×