kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   -48,00   -0,29%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

Genjot ritel, BPTJ siapkan transportasi khusus


Kamis, 14 September 2017 / 08:06 WIB
Genjot ritel, BPTJ siapkan transportasi khusus


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Bambang Prihandono mengatakan, pihaknya menyiapkan armada untuk membuat ritel kembali bergeliat. Sejak 7 September hingga 20 September nanti, BPTJ akan uji coba untuk kendaraan khusus ke pusat perbelanjaan tertentu.

"Rutenya mulai dari Megamall di Bekasi hingga ke Plaza Senayan mulai pagi pukul 05.45 WIB hingga sore pukul 18.25 WIB," ujar Bambang dalam forum diskusi bertemakan transportasi Jabodetabek ke depan di Menara KADIN Indonesia pada Rabu (13/9).

Bambang menyatakan, uji coba ini dilakukan untuk kembali meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi ritel kembali. Jika masyarakat terhambat moda transportasi yang kurang menjangkau tempat pilihan mereka dan macetnya jalanan, maka BPTJ Kemenhub akan memfasilitasi moda transportasi ini. "Ini juga agar meningkatkan ekonomi ritel juga. Jadi transportasi jalan, ekonomi pun juga," kata Bambang.

Sejauh ini, menurut Bambang, banyak respon yang diterima dari masyarakat menanggapi moda transportasi ini. Jika berhasil, maka nantinya moda transportasi ini akan ditetapkan berdasarkan peraturan menteri dan dapat beroperasi melayani masyarakat yang hendak pergi ke pusat-pusat perbelanjaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×