kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Genjot produksi pupuk, pemerintah siapkan tiga jurus


Rabu, 26 Januari 2011 / 14:29 WIB


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan menggenjot kapasitas produksi pupuk. Sebab, kebutuhan pupuk urea semakin besar sementara jumlah produksinya menurun.

Deputi Bidang Usaha Industri Kementerian BUMN Megananda Daryono mengatakan, jumlah produksi pupuk tahun lalu sebesar 10.139.165 ton. Sementara tahun lalu mencapai 10.213.717 ton.

Untuk itu, dia mengatakan, pemerintah telah menyiapkan tiga jurus untuk menggenjot produksi pupuk. Langkah pertama adalah merevitalisasi pabrik pupuk.

Daryono menjelaskan, revitalisasi akan dilakukan terhadap enam pabrik pupuk urea. "Sehingga kapasitas total produksi pupuk urea meningkat menjadi 10,4 juta ton per tahun," ujarnya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi DPR VII, Rabu (26/1)

Jurus kedua adalah menyetujui pengembangan lima pabrik pupuk majemuk diantaranya, PT Pusri Palembang, PT Pupuk Kaltim, PT Petro Kimia Gersik, PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Iskandar Muda, "Sehingga perusahaan ini akan mencapai kapasitas produksi mencapai 3,9 juta ton," jelasnya.

Jurus ketiga adalah menyetujui rencana kerja sama PT. Pusri dengan Jordan Phospate Mines Co. Ltd. Kerjasama ini akan mengembangkan pabrik asam phospat dan asam sulfat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×