kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Genjot produksi pupuk, pemerintah siapkan tiga jurus


Rabu, 26 Januari 2011 / 14:29 WIB
Genjot produksi pupuk, pemerintah siapkan tiga jurus


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan menggenjot kapasitas produksi pupuk. Sebab, kebutuhan pupuk urea semakin besar sementara jumlah produksinya menurun.

Deputi Bidang Usaha Industri Kementerian BUMN Megananda Daryono mengatakan, jumlah produksi pupuk tahun lalu sebesar 10.139.165 ton. Sementara tahun lalu mencapai 10.213.717 ton.

Untuk itu, dia mengatakan, pemerintah telah menyiapkan tiga jurus untuk menggenjot produksi pupuk. Langkah pertama adalah merevitalisasi pabrik pupuk.

Daryono menjelaskan, revitalisasi akan dilakukan terhadap enam pabrik pupuk urea. "Sehingga kapasitas total produksi pupuk urea meningkat menjadi 10,4 juta ton per tahun," ujarnya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi DPR VII, Rabu (26/1)

Jurus kedua adalah menyetujui pengembangan lima pabrik pupuk majemuk diantaranya, PT Pusri Palembang, PT Pupuk Kaltim, PT Petro Kimia Gersik, PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Iskandar Muda, "Sehingga perusahaan ini akan mencapai kapasitas produksi mencapai 3,9 juta ton," jelasnya.

Jurus ketiga adalah menyetujui rencana kerja sama PT. Pusri dengan Jordan Phospate Mines Co. Ltd. Kerjasama ini akan mengembangkan pabrik asam phospat dan asam sulfat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×