kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Genjot pariwisata, Menhub minta maskapai tambah layanan ke destinasi 5 Bali Baru


Kamis, 31 Oktober 2019 / 10:31 WIB
Genjot pariwisata, Menhub minta maskapai tambah layanan ke destinasi 5 Bali Baru
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi minta maskapai menambah layanan penerbangan di destinasi wisata unggulan baru atau yang dikenal dengan 5 Bali baru.

Hal itu untuk meningkatkan akses ke wilayah tersebut. Sehingga fokus Indonesia menggenjot sektor pariwisata dapat didukung dengan konektivitas yang baik.

"Kami inginkan paritisipasi INACA (Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia) baik terjadwal maupun tidak," ujar Budi saat membuka rapat umum anggota INACA, Kamis (31/10).

Baca Juga: Hadapi lonjakan pengunjung akhir tahun, Dafam Hotel siapkan promo ini

Terdapat lima lokasi yang dijadikan sebagai prioritas destinasi wisata. Antara lain Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Manado.

Budi bilang akses ke daerah tersebut saat ini masih sangat minim. Oleh karena itu nantinya akan dipetakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemhub) terkait titik layanan yang nantinya didukung oleh INACA.

Selain itu bantuan segala pihak juga akan dilakukan. Termasuk dengan menyertakan peran dari pemerintah daerah (Pemda) untuk mendorong layanan penerbangan tersebut.

"Mereka harus mendukung juga apakah subsidi atau kepastian penumpang," terang Budi.

Baca Juga: Sahid Hotels & Resorts Hadirkan Hotel Baru di Pulau Morotai – 10 Bali Baru Indonesia

Asal tahu saja Indonesia memang menargetkan sektor pariwisata untuk menjadi andalan sumber devisa. Saat ini pariwisata merupakan sektor penyumbang devisa nomor dua di Indonesia dan akan digenjot menjadi nomor satu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×