kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fraksi Gerindra masih bersikap ambigu


Senin, 17 Juni 2013 / 12:39 WIB
ILUSTRASI. Perhatikan! Inilah Ciri-Ciri Produk Skincare Aman untuk Perawatan Kulit


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sikap Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ambigu dalam pengambilan keputusan RAPBNP 2013.

Dalam pembacaan pandangan fraksi dalam Sidang Paripurna DPR di Gedung DPR, Senin (17/6), juru bicara Fraksi Gerindra, Fary Djemy Francis, mengatakan, fraksinya menghormati kewenangan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab, hal itu memang domain pemerintah sesuai UU No 19 Tahun 2012 Tentang APBN 2013.

Namun anehnya, Djemy menyatakan, Gerindra menolak ketentuan Pasal 8 Ayat 10 yang memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk melakukan penyesuaian subsidi BBM. Sayang, Djemy tak memberikan penjelasan lebih jauh atas sikap Fraksi Gerindra itu sendiri.

Sidang Paripurna sendiri akhirnya diskors usai pembacaan Pandangan fraksi Gerindra. Menurut Ketua DPR Marzuki Alie, skors diberikan agar anggota DPR mempunyai waktu salat zuhur dan makan siang. Sidang akan dimulai kembali siang ini Pukul 13.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×