kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Fitch kukuhkan peringkat Indonesia, Ini komentar Sri Mulyani


Selasa, 04 September 2018 / 14:28 WIB
Fitch kukuhkan peringkat Indonesia, Ini komentar Sri Mulyani
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, langkah lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mengafirmasi peringkat Indonesia di level layak investasi (Investment Grade) dengan outlook stabil merupakan respon kalau Indonesia berhasil menghadapi guncangan ekonomi dengan baik.

“Kalau Indonesia forecast-nya dianggap stabil, itu artinya mereka mencerna apa yang dilakukan pemerintah untuk jaga ekonomi meski ada risiko guncangan,” ucapnya di Gedung DPR RI, Selasa (4/8).

“Jadi, kami lihat bahwa reaksi itu memberikan konfirmasi bahwa yang kami lakukan tepat sesuai kondisi yang kita hadapi,” lanjutnya.

Meski ekonomi Indonesia dinyatakan aman, Sri Mulyani bilang, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) serta OJK dan LPS tetap akan menggenjot langkah perbaikan ekonomi agar lebih baik dan lebih stabil. Salah satunya, menjaga sisi kebutuhan devisa dari dalam negeri agar tidak menjadi sentimen negatif.

“Itu sifatnya fundamental juga. Oleh karena itu, kami jaga agar faktor fundamentalnya itu bisa dikoreksi agar tidak jadi sentimen negatif,” ucapnya.

Di sisi lain, pemerintah juga berupaya meyakinkan kalau kondisi Indonesia berbeda dengan emerging market lainnya. Hal ini dilakukan terutama jika para fund manager melakukan rebalancing portofolio akibat kenaikan Fed fund rate, lantaran ada pengetatan likuiditas akibat krisis di beberapa negara emerging market.

“Kebijakan fiskal kita lebih hati-hati. Defisit kita ditarget di bawah 2%, primary balance mendekati nol, dan ada juga kebijakan untuk megoreksi NPI agar itu tidak jadi sentimen negatif,” kata Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×