kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Erick Thohir Prediksi Ekonomi Digital Indonesia 2030 Bisa Tembus Rp 4.300 Triliun


Selasa, 22 Maret 2022 / 13:52 WIB
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Digital Indonesia 2030 Bisa Tembus Rp 4.300 Triliun
ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kontribusi ekonomi digital Indonesia terhadap PDB saat ini sekitar 4% dan diproyeksikan tahun 2030 akan menjadi 18%.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meyakini potensi ekonomI digital Indonesia akan terus membesar. Ia memprediksi, potensi ekonomi digital Indonesia bisa tumbuh delapan kali lebih cepat jika dibandingkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

Kontribusi ekonomi digital Indonesia terhadap PDB saat ini sekitar 4% dan diproyeksikan tahun 2030 akan menjadi 18%. Pada tahun 2030, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 4.300 triliun.

“Ini luar biasa, kita akan mempunyai di tahun 2030 sebesar Rp 4.300 triliun. Ini merupakan potensi yang harus sangat kita pertahankan selain sumber daya alam (SDA),” kata Erick dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa (22/3).

Baca Juga: Siap-siap Belanja, Hari Ini Mal Sarinah Jakarta akan Dibuka Kembali

Erick juga mengatakan, ekonomi digital Indonesia juga berpotensi tumbuh lebih tinggi jika dibandingkan negara ASEAN lainnya dari sisi Gross Merchandise Value (GMV).

“Kalau kita lihat, di Asia Tenggara kita pun terbesar dan akan terus tumbuh tetapi ini secara marketnya. Artinya inovasi investasi di startup harus mulai dibalance atau diseimbangkan kepada Indonesia sehingga tidak hanya menjadi market," tegas erick.

Ia mengatakan, sangat penting apabila Indonesia memiliki roadmap sendiri bukan roadmap dari negara lain agar dapat memastikan pertumbuhan dan terciptanya lapangan kerja ada di Indonesia.

“Kita tidak anti asing tetapi penting sekali kita harus ada roadmap Indonesia bukan roadmap Cina, bukan roadmap Amerika, tetapi roadmap Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Ini Empat Jurus BUMN untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×