kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Era Suku Bunga Tinggi Dinilai Menghambat Pertumbuhan Ekspor Indonesia


Minggu, 12 November 2023 / 17:05 WIB
Era Suku Bunga Tinggi Dinilai Menghambat Pertumbuhan Ekspor Indonesia
ILUSTRASI. Kasir bank mengitung uang menggunakan mesin uang di Bank BNI jakart pusat (7/9). Era Suku Bunga Tinggi Dinilai Menghambat Pertumbuhan Ekspor Indonesia.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Era suku bunga tinggi secara global mungkin berdampak pada kinerja ekspor Indonesia ke depan. 

Ekonom Bahana TCW Emil Muhamad mengungkapkan, dampak suku bunga tinggi ini bahkan sudah terlihat pada kinerja ekspor Indonesia pada kuartal III-2023. 

"Ekspor Indonesia sudah turun 4,26% yoy pada kuartal III-2023. Bahkan, rasio kontribusi ekspor terhadap produk domestik bruto (PDB) turun ke 21,3%," terang Emil kepada Kontan.co.id. 

Padahal pada periode sama tahun sebelumnya, atau pada kuartal III-2022, sumbangan ekspor kepada PDB masih sebesar 25,5%. 

Baca Juga: Pasar Kripto Mulai Bullish, Cek Penjelasan dari CEO Indodax dan Triv

Selain berdampak pada kinerja ekspor, era suku bunga tinggi akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. 

Padahal seperti diketahui, konsumsi rumah tangga merupakan penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Pada kuartal III-2023, konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,06% yoy, dengan kontribusi pada pertumbuhan sekitar 52,62%. Lebih rendah dari capaian pertumbuhan kuartal III-2023 yang sebesar 5,39% yoy. 

Baca Juga: Surplus Neraca Perdagangan Oktober 2023 Mungkin Menyusut

Namun, selain karena suku bunga tinggi, Emil juga melihat bahwa perlambatan pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga disebabkan oleh lambatnya realisasi belanja pemerintah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×