kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.153   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

Ekspor pertanian masih tumbuh


Senin, 15 Juni 2015 / 16:31 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Laju ekspor terkontraksi 11,84% pada lima bulan pertama 2015. Hampir semua klasifikasi ekspor terkontraksi, kecuali ekspor pertanian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor pertanian pada Januari-Mei 2015 sebesar US$ 2,20 miliar, naik tipis 1,38% dari periode sama tahun lalu US$ 2,17 miliar.

Kepala BPS Suryamin mengatakan komoditas yang cukup tinggi mengalami kenaikan ekspor adalah kopi hingga 40,31%. Rempah-rempah pun naik 19,84%. "Di antaranya lada hitam naik 19,63% dan lada putih naik 66,52%," ujarnya, Senin (15/6).

Selain itu, yang juga membuat ekspor pertanian naik adalah ekspor ubur-ubur dan bekicot. Menurut Suryamin, pada Januari-Mei 2014 ekspor ubur-ubur hanya US$ 7,17 juta lalu naik menjadi US$ 14,7 juta pada Januari-Mei 2015.

Ekspor bekicot pun naik 28,28%. Ekspor sayur dan buah-buahan naik masing-masing 44,61% dan 39,95%. "Barang pertanian yang bukan tradisional mempunyai potensi untuk terus dikembangkan," terangnya.

Adapun kelompok ekspor lainnya yaitu ekspor industri pengolahan, ekspor tambang dan lainnya serta ekspor migas mengalami penurunan masing-masing 6,75%, 11,2%, dan 33,88%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×