kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Ekspor pertanian masih tumbuh


Senin, 15 Juni 2015 / 16:31 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Laju ekspor terkontraksi 11,84% pada lima bulan pertama 2015. Hampir semua klasifikasi ekspor terkontraksi, kecuali ekspor pertanian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor pertanian pada Januari-Mei 2015 sebesar US$ 2,20 miliar, naik tipis 1,38% dari periode sama tahun lalu US$ 2,17 miliar.

Kepala BPS Suryamin mengatakan komoditas yang cukup tinggi mengalami kenaikan ekspor adalah kopi hingga 40,31%. Rempah-rempah pun naik 19,84%. "Di antaranya lada hitam naik 19,63% dan lada putih naik 66,52%," ujarnya, Senin (15/6).

Selain itu, yang juga membuat ekspor pertanian naik adalah ekspor ubur-ubur dan bekicot. Menurut Suryamin, pada Januari-Mei 2014 ekspor ubur-ubur hanya US$ 7,17 juta lalu naik menjadi US$ 14,7 juta pada Januari-Mei 2015.

Ekspor bekicot pun naik 28,28%. Ekspor sayur dan buah-buahan naik masing-masing 44,61% dan 39,95%. "Barang pertanian yang bukan tradisional mempunyai potensi untuk terus dikembangkan," terangnya.

Adapun kelompok ekspor lainnya yaitu ekspor industri pengolahan, ekspor tambang dan lainnya serta ekspor migas mengalami penurunan masing-masing 6,75%, 11,2%, dan 33,88%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×