kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.070   10,00   0,06%
  • IDX 5.287   -41,00   -0,77%
  • KOMPAS100 680   -6,15   -0,90%
  • LQ45 532   -4,11   -0,77%
  • ISSI 180   -0,99   -0,55%
  • IDX30 299   -2,11   -0,70%
  • IDXHIDIV20 391   -2,19   -0,56%
  • IDX80 78   -0,65   -0,82%
  • IDXV30 109   -0,69   -0,63%
  • IDXQ30 99   -0,38   -0,38%

Ekonomi Global Melambat, Tantangan Industri Manufaktur Semakin Berat


Sabtu, 29 Juli 2023 / 18:23 WIB
ILUSTRASI. Foto udara kawasan industri Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Rabu (3/5/2023). Permintaan global yang menurun berpotensi menurunkan pula kinerja industri berorientasi ekspor.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menilai bahwa sektor manufaktur memang merupakan sektor yang memberikan efek multiplier dan nilai tambah tinggi bagi perekonomian. Untuk itu, pertumbuhan ekonomi yang tinggi memang menandakan pertumbuhan yang tinggi pula dari sektor industri.

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, di tengah perlambatan ekonomi global maka tantangan untuk meningkatkan pertumbuhan industri manufaktur akan semakin berat. Ini karena permintaan global yang menurun berpotensi menurunkan pula kinerja industri berorientasi ekspor.

"Namun demikian, upaya mendorong permintaan di dalam negeri serta kebijakan hilirisasi sumber daya alam (SDA), harapannya akan tetap menggerakkan industri manufaktur," ujar Ferry kepada Kontan.co.id, Jumat (28/7).

Baca Juga: Ekonomi RI Tahun 2024 Berpeluang Tumbuh Lebih Tinggi dari 2023, Ini Pendorongnya

Oleh karena itu, Ferry bilang, pemerintah akan terus mendorong ekosistem yang baik dari sisi kemudahan berusaha dan perizinan, kebijakan fiskal, ketersediaan lahan, ketersediaan sumber bahan baku, serta peningkatan produktivitas sumber daya manusia (SDM) agar industri semakin berdaya saing.

Di sisi lain, Ia menyampaikan, sektor manufaktur masih terus tumbuh meskipun kontribusi atau perannya terhadap perekonomian belum mengalami peningkatan.

Selain itu, penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur juga masih tetap mengalami pertumbuhan setiap tahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×