kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonom Standard Chartered proyeksikan neraca dagang Maret 2019 defisit


Minggu, 14 April 2019 / 12:45 WIB
Ekonom Standard Chartered proyeksikan neraca dagang Maret 2019 defisit


| Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Sejumlah ekonom memproyeksikan neraca dagang Indonesia pada Maret 2019 akan mengalami defisit meskipun pada Februari 2019 lalu tercatat surplus.Hal itu disebabkan sejumlah harga komoditas ekspor yang menjadi andalan Indonesia belum meningkat.

Ekonom Standard Chartered Aldian Taloputra mengatakan, pihaknya memprediksi neraca dagang Maret 2019 akan mengalami defisit sebesar US$ 217 juta. "Pendorongnya lebih karena harga komoditas ekspor yang belum membaik," ujar Aldian saat dihubungi Kontan.co.id, Sabtu (13/4).

Kendati demikian, dia memprediksi harga komoditas akan membaik di semester II-2019. Terutama karena pertumbuhan ekonomi global lebih stabil. "Juga karena lower base di tahun sebelumnya," imbuh dia.

Faktor pendorong defisit lainnya adalah permintaan impor yang meningkat sejalan dengan normalisasi hari kerja pada Maret 2019. Kendati meningkat, peningkatan ini masih dalam tahap wajar. "Secara tahunan kita pikir masih kontraksi tetapi lebih kecil dari periode sebelumnya," imbuh Aldian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari 2019 neraca dagang defisit US$ 1,16 miliar, sedangkan Februari 2019 surplus US$ 0,33 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×