kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom prediksi pertumbuhan ekonomi bisa 4,8%


Kamis, 05 November 2015 / 21:24 WIB


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi 4,73% pada kuartal III-2015. Ekonom yakin, pertumbuhan ekonomi kuartal berikutnya bisa lebih baik lagi. 

Anton Hendranata dan Dian Ayu Yustina, Ekonom dari Bank Danamon memperkirakan, konsumsi masyarakat di kuartal IV (Oktober-Desember) akan membaik seiring dengan inflasi yang rendah dan mendorong daya beli. 

Sekadar informasi, Indonesia mencatat deflasi dua bulan berturut-turut sejak September. 

Dengan perbaikan konsumsi, Anton dan Dian memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa sebesar 4,8% di akhir tahun. 

Pertumbuhan ekonomi kuartal III sejatinya masih di bawah ekspektasi Bank Indonesia. Bank sentral sebelumnya memperkirakan, pertumbuhan bisa sebesar 4,85%. 

Danamon melihat, BI memiliki ruang lebih besar untuk melonggarkan kebijakan moneter lantaran pertumbuhan di bawah ekspektasinya. Kebijakan ini akan dikaji juga seiring dengan kebijakan bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve untuk menaikkan bunganya dan mempengaruhi volatilitas rupiah. 

Namun, ada peluang juga BI mempertahankan kebijakan moneternya. Pasalnya, pemerintah belakangan agresif mengucurkan pelonggaran fiskal melalui paket kebijakan (I-VI), yang bisa mendorong aliran dana investasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×