kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Ekonom Ini Perkirakan Inflasi Mungkin Kembali ke Bawah 4% pada Juli 2023


Jumat, 02 Juni 2023 / 10:50 WIB
ILUSTRASI. Bank Danamon melihat kemungkinan inflasi kembali ke kisaran sasaran 2% yoy hingga 4% yoy, paling cepat pada Juli 2023. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Danamon melihat kemungkinan inflasi kembali ke kisaran sasaran 2% yoy hingga 4% yoy, paling cepat pada Juli 2023. 

"Ada kemungkinan, Juli 2023 atau Agustus 2023, inflasi akan kembali ke kisaran sasaran," terang Ekonom Bank Danamon Irman Faiz kepada Kontan.co.id, Rabu (31/5). 

Faiz mengungkapkan, ini seiring dengan angka inflasi yang makin melandai bila dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2023. 

Seperti contohnya inflasi pada Mei 2023. Menurut hitungan Faiz, inflasi kemungkinan bergerak di kisaran 0,29% secara bulanan atau secara tahunan sebesar 4,20%. 

Baca Juga: Tekan Inflasi ke Bawah 4% di Kuartal III-2023, Ini Strategi BI

Ini lebih rendah dari catatat inflasi April 2023 yang sebesar 0,33% secara bulanan atau secara tahunan 4,33%. 

Pun lebih rendah dari capaian inflasi pada akhir tahun 2022 yang mencapai 5,51%. 

Akan tetapi, Faiz memberi catatan kondisi. Inflasi mungkin kembali ke kisaran sasaran pada sekitaran bulan tersebut asalkan tidak ada peristiwa global yang mengejutkan dan membawa inflasi terbang tinggi.

"Bila tidak ada kejutan seperti pemangkasan produksi minyak dari OPEC+ lebih lanjut atau tensi geopolitik yang memanas," tegasnya. 

Lebih lanjut, Faiz memperkirakan inflasi Indonesia pada akhir tahun 2023 akan berada di kisaran 3,8% yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×