kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Ekonom ini juga prediksi cadev November 2018 sekitar US$116 miliar


Minggu, 02 Desember 2018 / 17:34 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah dan dollar AS


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lana Soelistianingsih, Ekonom Samuel Sekuritas memprediksi cadangan devisa November 2018 naik US$ 1 miliar hingga US$ 1,5 miliar.

"Cadev Oktober (sekitar) US$ 115 miliar, saya kira bisa US$ 116 miliar," jelas Lana saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (2/12)

Kenaikan cadangan devisa didorong masuknya modal asing melalui obligasi dan saham. Bank Indonesia (BI) mencatat selama bulan November dana asing masuk sekitar Rp 46,4 triliun. "Jadi cukup membantu," ungkapnya.

Hingga Desember 2018, Lana melihat cadev berpotensi terus meningkat. Pasalnya pada Desember banyak window tracing sehingga inflow dana asing meningkat ditambah dengan peningkatan obligasi.

"Walaupun Desember ada permintaan dollar yang meningkat karena bayar utang jatuh tempo, kupon, dan obligasi pemerintah," jelas Lana.

Dia juga menjelaskan ada kebutuhan dari dalam negeri untuk pergi ke luar negeri. Oleh karena itu Lana memproyeksikan rupiah berada di range Rp 14.100 sampai Rp 14.500 hingga akhir tahun.

Sehingga ada potensi kenaikan cadangan devisa Desember 2018 sekitar US$ 500 juta. " Kalau November US$ 116 miliar, maka Desember bisa US$ 116,5 miliar," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×