kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom IKS proyeksikan inflasi akan berada di angka 1,2% di akhir tahun 2020


Minggu, 08 November 2020 / 18:09 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas penjualan sayur mayur. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa perekonomian Indonesia telah mengalami inflasi sebesar 0,07% month on month (mom) atau 1,4% year on year (yoy) di bulan Oktober 2020. 

Ekonom Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan RI, Eric Sugandi menilai, kontributor utama terjadinya inflasi tersebut adalah kelompok pengeluaran untuk bahan makanan, minuman, tembakau dan kelompok penyediaan makanan dan minuman serta restoran. 

“Kontributor utama inflasi di bulan Oktober 2020 adalah kelompok pengeluaran untuk bahan makanan, minuman, dan tembakau, dan kelompok penyediaan makanan, minuman, dan restoran,” kata Eric dalam keterangan rilisnya, Minggu (8/11). 

Dengan optmistisnya, IKS pun memprakirakan inflasi akan berada di angka 1,2% yoy pada akhir tahun 2020 dan 3,5% yoy 2020 di akhir tahun 2021. “Saya proyeksikan inflasi akan sekitar 1,2% yoy di akhir tahun 2020,” tutup Eric. 

Selanjutnya: La Nina Datang, Pemerintah Kalang Kabut Menjaga Ketahanan Pangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×