kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Ekonom Bank Mandiri prediksi inflasi pada Desember 2019 tak sampai 1%


Rabu, 01 Januari 2020 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas jual beli di pasar tradisional, Bekasi, Jawa Barat, Senin (29/10). Ekonom Bank Mandiri memprediksi inflasi Desember 2019 sebesar 0,42% mom.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Inflasi pada tahun depan pun dipandang relatif lebih tinggi dari proyeksi inflasi karena disebabkan oleh meningkatnya beberapa administered prices. Oleh karena itu, Andry berharap bahwa BI akan terus mengeluarkan kebijakan moneter yang akomodatif pada sepanjang tahun tersebut.

Lebih jauh, Andry juga melihat bahwa ada kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed yang akan berada dalam tren dovish sehingga masih ada ruang BI untuk memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin (bps) ke 4,75%.

Baca Juga: Kementan sebut produksi beras capai tiga juta ton per bulan di tahun depan

Usaha ini pun untuk menggenjot ekspansi pertumbuhan ekonomi domestik di tengah kondisi ekonomi global.

Andry pun mengimbau agar Indonesia tetap waspada karena ada kemungkinan pelebaran defisit neraca transaksi berjalan (TB) atau current account deficit (CAD) menjadi 2,88% dari PDB.

Ini disebabkan oleh semakin meningkatnya impor akinat konsekuensi dari meningkatnnya pertumbuhan investasi,

"Pertumbuhan investasi yang lebih baik karean adanya reformasi ekonomi yang masif dan berkurangnya ketidakpastian setelah akhir tahun politik 2019," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×