kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ekonom Bank Mandiri Prediksi Inflasi Juni 2024 Turun Menjadi 2,76%


Minggu, 30 Juni 2024 / 13:57 WIB
Ekonom Bank Mandiri Prediksi Inflasi Juni 2024 Turun Menjadi 2,76%
ILUSTRASI. Pedagang bahan pangan menata cabai merah keriting di pasar induk, Jakarta, Jumat (14/6/2024). Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah terus mengendalikan stabilitas harga pangan nasional mengingat hal ini sangat mempengaruhi pengeluaran masyarakat. Sampai 31 Mei anggaran pusat untuk pengendalian inflasi Rp 39 triliun atau 29% dari pagu Rp 124,16 triliun. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/06/2024


Reporter: Rashif Usman | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi pada Juni 2024 diperkirakan mengalami penurunan. Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro memproyeksikan tingkat inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 2,76% secara tahunan/year on year (YoY). Angka tersebut diperkirakan sedikit menurun dari bulan sebelumnya yang tercatat 2,84% YoY.

Sedangkan secara bulanan/month on month, inflasi diperkirakan sebesar 0,16% MoM. Sementara di bulan sebelumnya tercatat deflasi sebesar -0,03% MoM.

Adapun proyeksi penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya inflasi yang bersumber dari komoditas pangan. 

Ia mengutip data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang menunjukkan bahwa sebagian besar harga pangan turun pada Juni 2024, antara lain beras -0.6% MoM, bawang merah -3.2% MoM, daging ayam -3.2% MoM, dan telur -2,1% MoM.

"Namun, harga cabai merah naik selama dua bulan berturut-turut sehingga mendorong inflasi," kata Asmoro kepada Kontan, Minggu (30/6).

Baca Juga: Ekonom Proyeksikan Inflasi Juni Naik ke 2,93%, Ini Pemicunya

Sementara itu, inflasi inti diperkirakan meningkat dari 1,93% yoy pada Mei 2024 menjadi 1,98% yoy pada Juni 2024.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, terjadi deflasi sebesar 0,03% MoM. Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, terjadi penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 106,40 pada April 2024 menjadi 106,37 pada Mei 2024. Tingkat inflasi tahunan pada Mei 2024 sebesar 2,84%. Sedangkan, inflasi tahun kalender (Mei 2024 terhadap Desember 2023) tercatat sebesar 1,16%.

"Deflasi bulan Mei 2024 ini merupakan deflasi pertama setelah deflasi terakhir kali terjadi di bulan Agustus 2023," kata Amalia dalam konferensi pers, Senin (3/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×