kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom Bank Mandiri Perkirakan BI Akan Tahan Suku Bunga Acuan pada Februari 2023


Selasa, 14 Februari 2023 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Kantor pusat Bank Indonesia. REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Mandiri meyakini Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2023. 

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menyebut, ini seiring dengan tingkat inflasi yang melandai dan pergerakan rupiah yang stabil. 

"Inflasi sudah turun. Rupiah cenderung stabil. BI akan tahan suku bunga acuan," ujar Faisal kepada Kontan.co.id, Selasa (14/2). 

Bila menilik data inflasi terkini Indonesia. Pada Januari 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi sebesar 5,28% secara tahunan alias year on year (YoY) atau lebih rendah dari inflasi Desember 2022 yang sebesar 5,51%.

Baca Juga: Para Ekonom Yakin BI Akan Tahan Suku Bunga Acuan pada Bulan Ini

Sedangkan inflasi inti Januari 2023 tercatat sebesar 3,27% YoY, atau juga melandai dari inflasi inti pada Desember 2022 yang sebesar 3,36%.

Faisal bahkan menyebut, suku bunga acuan BI akan tetap ditahan di level 5,75% hingga akhir tahun 2023. 

"Suku bunga acuan akan flat di level 5,75% sampai akhir tahun ini," tambahnya. 

Namun, Faisal memberi catatan kebijakan suku bunga acuan tetap akan memperhatikan perkembangan global ke depan mengingat ketidakpastian masih mengancam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×