kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45751,06   25,23   3.48%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ekonom Bank BCA prediksi BI akan menahan suku bunga acuan


Selasa, 20 Agustus 2019 / 18:19 WIB
Ekonom Bank BCA prediksi BI akan menahan suku bunga acuan
ILUSTRASI. Ekonom Bank BCA prediksi BI akan menahan suku bunga acuan

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ekonom Bank Central Asia (BCA) memprediksi Bank Indonesia (BI) masih menahan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI mendatang.

Menurut Kepala Ekonom BCA David Sumual, hal ini disebabkan oleh ketidakpastian kondisi global yang masih tinggi, terutama menyangkut perang dagang dan juga terkait penurunan mata uang Yuan.

Baca Juga: Ekonom Bank Danamon memprediksi BI pertahankan suku bunga

"Pasar sedang mengalami gejolak pasca devaluasi yuan. Lalu negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China juga masih berubah-ubah. Ini yang menyebabkan adanya ketidakpastian dan gejolak di pasar," kata David kepada Kontan.co.id pada Selasa (20/8).

Selain itu, ada juga pengaruh dari kondisi Current Account Deficit (CAD) Indonesia yang naik pada Q2-2019 menjadi US$ 8,4 miliar atau melebar 3% dari PDB.

Lalu, David menilai langkah BI ini adalah untuk menjaga stabilitas, senada dengan tujuan tersebut, tentu diharapkan memberikan dampak yang positif kepada pasar finansial dan ekonomi pasar riil.

Di sektor finansial sendiri bisa berhasil karena adanya stabilitas. Kebijakan BI yang memang salah satunya bertujuan untuk menstabilkan ekonomi, tentu saja membuat sektor finansial tumbuh positif.

Demikian juga dengan ekonomi sektor riil. Penahanan suku bunga acuan ini akan menjadi stimulus untuk bertumbuh lebih baik ke depannya. "Yang penting kan dari sisi arahnya masih relaksasi. Tapi tetap harus dijalankan secara hati-hati. Harus berbasis data juga," tambah David.

Baca Juga: Ekonom Bank Permata ramalkan BI akan mempertahankan suku bunga

Namun, untuk ke depannya, David memastikan kebijakan suku bunga acuan BI ini akan juga dipengaruhi oleh kebijakan Bank Sentral Amerika (The Fed). Apalagi, The Fed akan mengadakan pertemuan pada bulan September.

Dalam pertemuan September nanti, menurut David, akan ada peluang penurunan suku bunga acuan yang nantinya bisa diikuti oleh Bank Indonesia.

Untuk jumlah penurunan suku bunga acuan hingga akhir tahun, David tidak bisa memastikan. Ia lebih memilih untuk menunggu keputusan dari The Fed. "Pokoknya setelah pertemuan dengan The Fed, ada kemungkinan suku bunga acuan Indonesia turun," jelasnya.

Baca Juga: Bahana Sekuritas prediksi BI akan melonggarkan suku bunga acuan

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×