kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   59,00   0,33%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Duka IDI: 100 Orang dokter meninggal dunia akibat corona


Senin, 31 Agustus 2020 / 13:29 WIB
ILUSTRASI. IDI tengah berduka, sudah 100 dokter yang meninggal dunia akibat corona. Tribunnews/Irwan Rismawan


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tengah berduka. IDI mengabarkan bahwa 100 dokter sudah gugur dalam perjuangan melawan Covid-19. Kabar tersebut disampaikan melalui akun Twitter resmi IDI, @PBIDI pada Senin (31/8/2020). 

Humas PB IDI, dr Halik Malik, mengonfirmasi, saat ini 100 dokter sudah gugur karena terpapar virus corona dalam usaha penanganan pandemi. 

"Betul, Ketua Umum IDI juga sudah memberikan ucapan khusus untuk 100 sejawat yang gugur," kata Halik saat dihubungi Kompas.com, Senin (31/8/2020). 

Baca Juga: Covid-19: Biaya Mahal Hilangnya Dokter

Halik mengungkapkan, terkait meninggalnya para dokter karena paparan Covid-19, Satgas Covid-19 PB IDI telah membentuk tim khusus. Tim tersebut bertugas untuk mengaudit dan menginvestigasi persoalan dokter yang terpapar virus corona dan dokter yang meninggal dunia karena Covid-19. 

“Ada juga yang secara khusus melakukan langkah pencegahan dan mitigasi,” ungkapnya. 

Sementara itu, dalam unggahan foto IDI di Twitter, Ketua Umum PB IDI dr Daeng M Faqih menyampaikan ucapan duka sekaligus meminta doa untuk rekan-rekan dokter yang telah gugur.

Daeng juga meminta agar perjuangan para dokter yang telah meninggal itu dapat mengilhami dan menjadi teladan bagi semua pihak agar tetap berkomitmen menjalankan pengabdian kepada kemanusiaan.




TERBARU

[X]
×