kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Duh, virus corona bisa menggerus pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 0,3%


Rabu, 12 Februari 2020 / 21:11 WIB
ILUSTRASI. Foto areal suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019). Virus corona bisa menggerus pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,11% - 0,3% dari target pemerintah tahun ini sebesar 5,3%. ANTARA FOTO/G


Reporter: Umar Tusin | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekretaris Kementerian Perekonomian (Kemenko), Susiwidjono Moegiarso mengatakan perkembangan kasus virus corona meningkat empat kali lipat dari tanggal 31 Januari.

Susiwidjono menjelaskan, jumlah yang terinfeksi virus corona dari 11.900 laporan menjadi 43.099 laporan pada hari ini. Kemudian, korban meninggal dari sebelumnya 259 orang menjadi 1.018 orang.

Baca Juga: PHRI: Ada penurunan kunjungan wisatawan 20%-30% gara-gara virus corona

Menurut Susiwidjono, virus corona bisa menggerus pertumbuhan ekonomi sebesar 0,11% - 0,3% dari target pemerintah tahun ini yang sebesar 5,3%. Pasalnya, Susiwidjono memprediksi pertumbuhan ekonomi China akan mengalami penurunan 1%-2%.

Untuk kegiatan impor, Susiwidjono mengatakan tidak akan berpengaruh banyak, karena hanya hewan hidup saja yang dilarang pengirimannya.

"Data impor binatang hidup kecil sekali tahun lalu hanya US$ 231 ribu, dan hanya dua sampai tiga dokumen dalam setahun," ujar Susiwidjono, Rabu (12/2).

Baca Juga: Gara-gara corona, pendapatan maskapai penerbangan global diramal bakal tergerus

Sedangkan untuk kegiatan ekspor, Susi memprediksi akan mengalami penurunan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×