kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Dua rekan Dhana segera masuk sidang


Senin, 13 Agustus 2012 / 07:15 WIB
ILUSTRASI. Perluasan daerah cakupan PPKM Darurat ini akan membuat pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021 akan semakin tertekan.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dua tersangka kasus korupsi di Direktorat Jenderal pajak, Firman dan Salman Magfiron segera masuk persidangan, menyusul tersangka lain kasus ini, Dhana Widyatmika. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan, Andhi Nirwanto menyatakan, berkas kedua tersangka itu sudah dinyatakan lengkap.

"Berkasnya sudah P21, tinggal dilakukan pelimpahan tahap kedua," kata Andhi, akhir pekan lalu. Ia juga menjelaskan, bila sudah lengkap semuanya, maka jaksa tinggal menyusun dakwaan atas nama keduanya, untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Firman merupakan bekas atasan Dhana, sewaktu bekerja di Kantor Pajak Pratama (KPP) Pancoran. Sementara Salman yang juga bekas pegawai pajak ini sama-sama pernah bekerja di KPP Pancoran. Dhana bersama kedua tersangka itu pernah menangani pembayaran pajak PT Kornet Trans Utama.

Di sidang Dhana, jaksa menyebut dalam mengurus pajak PT Kornet, para pegawai pajak ini meminta uang ke perusahaan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×