kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Dua hal ini yang membuat utang luar negeri Indonesia membengkak pada Agustus 2020


Kamis, 15 Oktober 2020 / 10:53 WIB
Dua hal ini yang membuat utang luar negeri Indonesia membengkak pada Agustus 2020
ILUSTRASI. Meski membengkak, ULN pemerintah dikelola terukur dan berhati-hati, untuk mendukung belanja prioritas pemerintah.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Utang Luar Negeri (ULN) Pemerintah pada Agustus 2020 tumbuh meningkat. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi ULN pemerintah pada akhir Agustus 2020 sebesar US$ 200,14 miliar atau lebih besar dari US$ 198,98 miliar pada akhir Juli 2020.

Dengan posisi tersebut, ULN pemerintah pada akhir Agustus 0220 tumbuh sebesar 3,4% yoy atau lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan Juli 2020 yang sebesar 2,3% yoy.

"Perkembangan ini terutama didorong oleh penarikan sebagian komitmen pinjaman dari lembaga multirateral yang memberikan dukungan kepada Indonesia untuk menangani pandemi Covid-19 dan untuk program pemulihan ekonomi (PEN)," ujar Direktur Eksekutif Informasi, Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko, Kamis (15/10).

Baca Juga: BI catat posisi utang luar negeri Indonesia pada Agustus 2020 meningkat

Onny juga mengatakan, meski membengkak, ULN pemerintah dikelola secara terukur dan berhati-hati, terutama untuk mendukung belanja prioritas pemerintah.

Yang menjadi prioritas pemerintah adalah belanja di sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial dengan pangsan 23,7% dari total ULN pemerintah. Lalu ada sektor konstruksi dengan pangsa 16,5% dari total ULN pemerintah.

Diikuti dengan sektor jasa pendidikan sebesar 16,5%, sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 11,8%, serta sektor jasa keuangan dan asuransi sebesar 11,6%.

Peningkatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan ULN Indonesia secara keseluruhhan. Posisi ULN Indonesia pada akhir Agustus 2020 tercatat sebesar US$ 413,4, lebih tinggi dari posisi ULN pada bulan Juli 2020 yang sebesar US$ 409,9 miliar.

Selanjutnya: Inilah 10 negara dengan utang luar negeri terbesar di dunia, Indonesia termasuk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×