kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

DRI: Kenaikan Tarif PPN dan Harga Pertamax Picu Inflasi Lebih Tinggi Saat Ramadan


Minggu, 08 Mei 2022 / 09:15 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Dengan kondisi tersebut, Rima melihat inflasi di sepanjang tahun 2022 akan meningkat tajam bila dibandingkan tahun 2021. Menurut perkiraannya, inflasi pada tahun ini akan berada di batas atas kisaran sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy, atau lebih tepatnya di kisaran 3,47% yoy hingga 3,82% yoy. 

Ini didorong oleh inflasi inti yang bisa mencapai 3,54% yoy hingga 3,82% yoy, kemudian inflasi harga diatur pemerintah sebesar 2,59% yoy hingga 2,85% yoy, dan inflasi harga pangan bergejolak yang sebesar 3,99% yoy hingga 4,39% yoy. 

Namun, Rima memberi catatan, perhitungan inflasi pada tahun 2022 ini masih belum mempertimbangkan rencana kenaikan harga BBM Pertalite dan gas LPG 3 kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×