kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

DRI: Kenaikan Tarif PPN dan Harga Pertamax Picu Inflasi Lebih Tinggi Saat Ramadan


Minggu, 08 Mei 2022 / 09:15 WIB
DRI: Kenaikan Tarif PPN dan Harga Pertamax Picu Inflasi Lebih Tinggi Saat Ramadan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Dengan kondisi tersebut, Rima melihat inflasi di sepanjang tahun 2022 akan meningkat tajam bila dibandingkan tahun 2021. Menurut perkiraannya, inflasi pada tahun ini akan berada di batas atas kisaran sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy, atau lebih tepatnya di kisaran 3,47% yoy hingga 3,82% yoy. 

Ini didorong oleh inflasi inti yang bisa mencapai 3,54% yoy hingga 3,82% yoy, kemudian inflasi harga diatur pemerintah sebesar 2,59% yoy hingga 2,85% yoy, dan inflasi harga pangan bergejolak yang sebesar 3,99% yoy hingga 4,39% yoy. 

Namun, Rima memberi catatan, perhitungan inflasi pada tahun 2022 ini masih belum mempertimbangkan rencana kenaikan harga BBM Pertalite dan gas LPG 3 kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×