kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

DRI: Kenaikan Tarif PPN dan Harga Pertamax Picu Inflasi Lebih Tinggi Saat Ramadan


Minggu, 08 Mei 2022 / 09:15 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Dengan kondisi tersebut, Rima melihat inflasi di sepanjang tahun 2022 akan meningkat tajam bila dibandingkan tahun 2021. Menurut perkiraannya, inflasi pada tahun ini akan berada di batas atas kisaran sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy, atau lebih tepatnya di kisaran 3,47% yoy hingga 3,82% yoy. 

Ini didorong oleh inflasi inti yang bisa mencapai 3,54% yoy hingga 3,82% yoy, kemudian inflasi harga diatur pemerintah sebesar 2,59% yoy hingga 2,85% yoy, dan inflasi harga pangan bergejolak yang sebesar 3,99% yoy hingga 4,39% yoy. 

Namun, Rima memberi catatan, perhitungan inflasi pada tahun 2022 ini masih belum mempertimbangkan rencana kenaikan harga BBM Pertalite dan gas LPG 3 kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×