kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

DPR undang Joko Widodo bahas mobil nasional


Rabu, 25 Januari 2012 / 10:54 WIB
Tom Holland dalam foto potongan adegan di film Spider-Man: Homecoming.


Reporter: Eka Saputra | Editor: Test Test

JAKARTA. Komisi VI DPR menggelar pertemuan dengan jajaran Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Asiosiasi Industri Otomotif Nasional, Walikota Solo Joko Widodo. Agendanya membahas wacana mobil nasional (mobnas).

Anggota Komisi VI Hendrawan Supratikno mengatakan, kerja perakitan porsinya hanya sekitar 5%-8% dari total kegiatan produksi mobil. "Untuk itu hari ini kami kami akan memperjelas bagaimana definisi mobnas. Secara pribadi saya tentu mendukung mobnas, tapi kami juga harus mengecek kesiapan sepenuhnya," katanya, Rabu (25/1).

Dalam konteks Indonesia, menurutnya, pengadaan mesin kendaraan bermotor masih sangat tergantung produksi perusahaan asing. "Dulu di Belanda, saya menulis disertasi soal kendaraan bermotor, 82% komponen kendaraan bermotor di Indonesia itu masih dipasok perusahaan asing, meskipun perusahaan tersebut telah membuka kantor di Indonesia," tukasnya.

Sementara Joko Widodo saat ditanya soal mobil Kiat Esemka hanya tersenyum. "Belum saya pakai, baru minggu depan," ujarnya, sembari memasuki ruang rapat yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×