kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

DPR sepakat ada pansus redenominasi


Selasa, 25 Juni 2013 / 16:35 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre tes asam nukleat untuk mencegah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di dekat Pusat Pers Utama menjelang Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing, China, Jumat (14/1/2022). REUTERS/Fabrizio Bensch


Reporter: RR Putri Werdiningsih

JAKARTA. Sidang paripurna DPR akhirnya menyepakati pembentukan panitia khusus (pansus) rancangan undang-undang perubahan harga rupiah atau redenominasi. Menurut Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan diperkirakan dalam masa sidang kali ini sudah diputuskan siapa yang akan memimpin pansus tersebut beserta anggotanya.

"Paling enggak pembentukan pimpinan pansusnya masa sidang ini," kata Taufik saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/6).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan pansus tersebut masih belum mulai bekerja karena harus ditentukan siapa pimpinan dan anggotanya terlebih dahulu. Taufik mengatakan anggota pansus tersebut akan diambil dari komisi XI, komisi VII dan komisi III.

Sementara itu ketika ditanya mengenai substansi rancangan undang-undang yang akan dibahas, ia membantah bahwa pansus tersebut hanya membicarakan mengenai persoalan redenominasi saja.

"Jangan dipikirkan hanya redonominasi tapi ini menyangkut perubahan nilai rupiah. Kaitan dampak sebelum sesudahnya seperti apa dan masalah2 yang lain juga," urainya.

Seperti diketahui, pemerintah dan BI berencana menjalankan tahapan redenominasi dalam tiga bagian. Pertama, tahap persiapan yang berlangsung selama tahun 2013. Kedua, tahap transisi yang berjalan mulai 2014 hingga 2016. Ketiga, tahap kelar (phasing out) antara tahun 2017-2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×