kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

DPR segera panggil Gatot Nurmatyo, terkait apa?


Senin, 02 Oktober 2017 / 18:05 WIB


Sumber: Antara | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi I DPR RI akan segera memanggil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo untuk mengklarifikasi pernyataannya terkait adanya impor senjata ilegal, dan ratusan senjata yang ditahan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

"Rencananya Selasa (3/10) kami akan rapat dengan menteri pertahanan dan Panglima TNI, namun batal karena beliau melakukan gladi bersih untuk Hari Ulang Tahun TNI 5 Oktober sehingga akan dijadwal ulang," kata Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin.

Dia mengatakan pemanggilan Panglima TNI untuk dimintai keterangan merupakan hal penting karena perlu diklarifikasi apa yang diungkapkannya dan tindakan BAIS TNI.

Menurut dia, pembelian senjata untuk kepentingan militer harus ijin pihak militer atau dalam hal ini adalah Menteri Pertahanan (Menhan), namun dirinya belum bisa memastikan apakah BAIS memiliki kewenangan untuk mengcek spesifikasi senjata yang masuk ke Indonesia.

"Saya belum tahu apakah BAIS memiliki kewenangan untuk mengecek spesifikasi senjata, saya belum baca UU yang mengaturnya secara rinci," ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan bahwa rapat dengan Panglima dan Menhan pada mulanya membahas mengenai anggaran Kementerian Pertahanan/TNI bersama Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas.

Namun, ia menambahkan, karena ada masalah penting, seperti senjata api, maka setengah waktunya akan membahas terkait hal itu.(Imam Budilaksono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×