kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

DPR pertanyakan dana pensiun karyawan PT DI ke Jamsostek


Rabu, 15 Desember 2010 / 14:38 WIB


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Komisi IX DPR mempertanyakan pembayaran dana pensiun karyawan PT Dirgantara Indonesia (DI) kepada PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Pasalnya, DPR menyatakan sebanyak 3.120 karyawan produsen komponen pesawat terbang itu belum menerima dana pensiun.

Selain itu, anggota DPR Endang Agustini mengatakan, banyak karyawan PT DI yang tidak menjadi anggota Jamsostek. "Mana tanggung jawab Jamsostek terhadap hal tersebut," kata anggota fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) dalam rapat kerja dengan Jamsostek, Rabu (15/12).

Mamat Rahayu Abdullah, anggota Komisi IX DPR lainnya juga mempertanyakan hal serupa. Dia mempertanyakan kemana dana pensiun karyawan PT DI. "Apakah dana tersimpan di bank, atau ditempatkan dimana dana ini?", ujarnya.

Menanggapi pertanyaan itu, Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan pihaknya tidak mengurusi dana pensiun karyawan PT DI. Menurutnya, pihaknya hanya memberikan dana jaminan hari tua bagi karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja. "Dana tersebut sudah kami titipkan," ujarnya.

Hotbonar menambahkan, pihaknya juga sudah memperbaiki pelayanan kesehatan bagi karyawan PT DI. Dia mengatakan, pelayanan itu sudah berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×