kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Ditawari KMP 3 kursi, KIH belum mau menanggapi


Senin, 03 November 2014 / 21:45 WIB
ILUSTRASI. Cek Cara Pasang WiFi IndiHome melalui Website dan Kantor Cabang


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Ketua DPR RI versi koalisi Indonesia hebat (KIH) Effendi Simbolon mengatakan, tawaran tiga kursi pimpinan alat kelengkapan dewan yang diberikan Koalisi Merah Putih (KMP) bukan bentuk win-win solution.

"Enggaklah. Kalau win win solution ya enggak begitulah. Kita harus duduk bersama dengan semangat kebersamaan," ujar Effendi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/11).

Namun, politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, pihaknya belum mau berkomentar apakah akan menerima atau menolak tawaran itu.

"Bukan menolak atau menerima. Kami hanya enggak mau tanggapi itu dulu," ujar Effendi.

KIH, lanjut Effendi, masih fokus pada proses pemilihan pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan versi mereka. Ia menekankan, KIH tidak mau terganggu atas tawaran-tawaran semacam itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah membuka peluang penambahan tiga komisi di parlemen. Menurut Fahri, kubu KIH yang belum mendapatkan kursi pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan bisa mendapat jatah kursi di tiga komisi itu. 

Namun, Fahri mengingatkan agar pengusulan nama paket pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan oleh KIH hendaknya melalui sidang paripurna terlebih dahulu.  (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×