kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dishub DKI menambah 1.000 bus transjakarta di 2014


Kamis, 26 September 2013 / 12:59 WIB
Dishub DKI menambah 1.000 bus transjakarta di 2014
ILUSTRASI. Pergerakan nilai aset kripto Terra (LUNA) pada Jumat (13/5/2022).


Reporter: Emma Ratna Fury | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mencanangkan penambahan armada bus transjakarta sebanyak 1.000 unit dan 3.000 unit bus sedang pada tahun 2014.

Sekretaris Dinas Perhubungan DKI, Drajat Adhyaksa mengatakan, dengan bertambahnya armada bus tersebut, diharapkan akan menarik minat pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan jasa transportasi umum.

"Upaya tersebut bertujuan untuk membatasi penggunaan mobil pribadi, namun tidak membatasi pemiliknya," kata Drajat di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (26/9).

Menurut Drajat, selama ini jalan raya di Ibukota masih di dominasi oleh banyaknya kendaraan pribadi. Hal ini menyebabkan bertambah parahnya tingkat kemacetan di Ibukota.

Drajat menegaskan, dengan menyediakan angkutan massal yang lebih banyak, akan membawa kebaikan untuk mengurai masalah transportasi di Jakarta.

Dengan adanya transportasi massal, masyarakat akan mengurangi penggunaan mobil pribadinya, sehingga jalan raya tidak terlalu dipenuhi kendaraan pribadi.

Karena itu, selain akan menambah armada bus, Dinas Perhubungan DKI juga akan memperbaiki kualitas pelayanan transportasi. Sehingga, kenyamanan dan keamanan penumpang bisa menarik minat warga beralih menggunakan angkutan umum.

Catatan saja, di sepanjang tahun ini, Dinas Perhubungan DKI telah menambah jumlah armada baru bus transjakarta sebanyak 656 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×