kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Dirut Merpati tak tahu soal pemerasan anggota DPR


Selasa, 20 November 2012 / 12:25 WIB
ILUSTRASI. Mau cobain Windows 11 tanpa harus download dan install? Anda bisa kunjungi situs ini


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Rudy Setyopurnomo memenuhi pemanggilan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengklarifikasi anggota DPR yang diduga meminta jatah dari BUMN. Rudy merupakan salah satu dari tiga direksi BUMN yang dipanggil BK DPR.

Rudy mengaku tidak mengetahui nama anggota DPR yang disebut-sebut oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dia beralasan bukang orang yang melaporkan dugaan pemerasan itu kepada Dahlan Iskan. Ketika ditanya apakah ada anggota DPR yang meminta jatah, Rudy juga mengaku tidak tahu.

Selain memanggil Rudy, BK DPR juga memanggil direksi PT PAL Indonesia dan PT Garam. Pemanggilan ini untuk mengklarifikasi adanya dugaan pemerasan yang dilakukan anggota DPR terhadap BUMN tersebut.

Sebelumnya, BK DPR telah meminta keterangan Dahlan Iskan. Mantan Direktur Utama PLN itu mengungkapkan ada lima anggota DPR yang terlibat dalam dugaan pemerasan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×