kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Dirut Merpati tak tahu soal pemerasan anggota DPR


Selasa, 20 November 2012 / 12:25 WIB
ILUSTRASI. Mau cobain Windows 11 tanpa harus download dan install? Anda bisa kunjungi situs ini


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Rudy Setyopurnomo memenuhi pemanggilan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengklarifikasi anggota DPR yang diduga meminta jatah dari BUMN. Rudy merupakan salah satu dari tiga direksi BUMN yang dipanggil BK DPR.

Rudy mengaku tidak mengetahui nama anggota DPR yang disebut-sebut oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dia beralasan bukang orang yang melaporkan dugaan pemerasan itu kepada Dahlan Iskan. Ketika ditanya apakah ada anggota DPR yang meminta jatah, Rudy juga mengaku tidak tahu.

Selain memanggil Rudy, BK DPR juga memanggil direksi PT PAL Indonesia dan PT Garam. Pemanggilan ini untuk mengklarifikasi adanya dugaan pemerasan yang dilakukan anggota DPR terhadap BUMN tersebut.

Sebelumnya, BK DPR telah meminta keterangan Dahlan Iskan. Mantan Direktur Utama PLN itu mengungkapkan ada lima anggota DPR yang terlibat dalam dugaan pemerasan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×