kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Dilarang Timbun BBM! Pertamina Ingatkan Sanksi Hukum Jelang Lebaran 2026


Minggu, 08 Maret 2026 / 02:20 WIB
Dilarang Timbun BBM! Pertamina Ingatkan Sanksi Hukum Jelang Lebaran 2026


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - PT Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG, selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul potensi peningkatan konsumsi energi menjelang Hari Raya.

Melansir Infopublik.id, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan masyarakat tidak perlu melakukan pembelian energi secara berlebihan karena ketersediaan stok dipastikan aman.

"Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur," ujar Roberth dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG. Selain melanggar ketentuan yang berlaku, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum.

Empat Pilar Layanan Pertamina Selama Mudik

Menurut Roberth, Pertamina Patra Niaga telah memastikan kesiapan pelayanan selama masa mudik melalui empat pilar utama, yaitu ketersediaan energi, wilayah atensi, program promosi, serta layanan tambahan bagi masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan konsumsi energi, Pertamina juga melakukan berbagai upaya penguatan layanan. Upaya tersebut mencakup build up stock atau peningkatan cadangan energi, penguatan sarana distribusi, serta koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga: TNI Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik AS–Israel vs Iran, Perlindungan WNI Prioritas

Koordinasi dilakukan bersama pemerintah melalui kementerian, kedutaan besar dan perwakilan luar negeri, mitra bisnis, hingga mitra internasional sesama badan usaha. Selain itu, Pertamina juga memastikan sistem monitoring distribusi energi berjalan optimal di seluruh wilayah operasional.

Pemantauan Distribusi Energi Secara Digital

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan distribusi energi, Pertamina memanfaatkan sistem digitalisasi melalui Pertamina Digital Hub. Sistem ini memungkinkan pemantauan penyaluran energi secara real-time dari sisi hulu hingga hilir.

"Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, aparat, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat yang turut menjaga kelancaran distribusi energi," kata Roberth.

Infrastruktur Energi Siaga Selama Ramadan dan Lebaran

Untuk mendukung kelancaran distribusi energi selama periode mudik, Pertamina menyiagakan sebanyak 7.885 SPBU di seluruh Indonesia, dengan 2.074 SPBU di antaranya beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, tersedia 6.777 unit Pertashop yang melayani distribusi BBM di berbagai daerah. Untuk distribusi LPG, Pertamina juga menyiagakan 6.662 agen LPG dengan 6.300 agen beroperasi selama 24 jam, 757 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), serta 223 agen minyak tanah.

Tonton: Perang Iran–Israel Hantam Bali! Turis Batal Datang, Vila Sepi

Di jalur potensial seperti jalan tol, kawasan wisata, dan lintas utama, Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan berbagai layanan tambahan. Layanan tersebut meliputi SPBU siaga 24 jam, 96 layanan modular BBM, 62 Kios Pertamina Siaga yang tersebar di 64 titik lokasi, serta 200 unit mobil tangki BBM dalam kondisi siaga.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pertamina memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 dapat terpenuhi dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×