kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Ini Pesan Kepala Bappisus kepada Pengusaha MBG


Sabtu, 25 April 2026 / 17:46 WIB
Ini Pesan Kepala Bappisus kepada Pengusaha MBG
ILUSTRASI. Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto (/ )


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappissus) Aris Marsudiyanto meminta para pengusaha yang gabung dalam Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) jangan hanya berpikir soal keuntungan. 

"Saya minta kepada bapak-bapak ibu-ibu yang di sini ya mohon sebagai pengusaha ya jangan hanya berpikir profit, profit, profit, profit dan profit," kata Aris dalam acara APPMBGI National Summit 2026 di Jakarta Timur, Sabtu (25/4/2026). 

Menurutnya, pemerintah sudah membuat perhitungan indeks untuk menu MBG. 

Baca Juga: KPK Kirim Tiga Rekomendasi ke Prabowo dan Puan, Dorong Reformasi Politik

"Jadi tingkat indeks Makan Bergizi Gratis yang sekarang ini ada sudah kita hitung ya secara matematik riil dan implementasi di lapangan dengan harga-harga yang ada," tuturnya. 

Oleh karena itu, ia meminta agar pengusaha yang ada di asosiasi ini bertanggung jawab untuk memberikan kualitas makanan yang benar kepada anak-anak bangsa.

"Mohon yang ada di sini sampaikan ke seluruh teman-temannya ya para pengusaha SPPG yang sekarang ini ada 22.000-an ya untuk sama-sama kita mempunyai tanggung jawab memperbaiki bangsa ini dengan sebaik-baiknya," imbuh dia. 

Temuan soal SPPG akali menu MBG, potong lauk ayam 

Lebih lanjut, ia menemukan akal-akalan sejumlah para pengusaha yang terlibat MBG di lapangan. 

Setidaknya, menurut Aris, sudah ada sekitar 1.700 SPPG yang dihentikan sementara karena melanggar aturan. Mereka diberhentikan agar dapat segera melakukan perbaikan. 

"Sampai detik ini saya koordinasi terus dengan BGN sudah 1.700 sekian SPPG yang di-suspend diberhentikan sementara evaluasi. Mereka harus perbaikin berikan proposal untuk perbaikan," ucapnya.

Ribuan SPPG yang nakal itu kerap bermodus mengecilkan ukuran lauk ayam maupun ikan dalam menu MBG. 

"Saya juga melihat dagingnya dipotong ya toh kalau satu ayam mungkin jadi 12 ini jadi 16 jadi 20. Ikan lelenya ya toh segini telur ya toh mungkin harusnya satu minggu tiga kali, empat kali, lima kali ya telur mungkin dua kali segala macam," tuturnya.

Di sisi lain, Aris menyoroti pentingnya soal kualitas air dalam program MBG. 

"Saya juga komunikasi terus dengan BGN kualitas air ini sangat penting ya. Makanannya baik tapi kalau airnya buruk ya ini akan menimbulkan keracunan. Nah air tidak semata-mata dari bakteri tapi dikasih ada unsur-unsur kimia lain unsur-unsur logam lain," jelasnya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Insentif Pembiayaan untuk Sektor Energi Baru dan Terbarukan

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/25/14255911/kepala-bappisus-ke-pengusaha-mbg-jangan-hanya-berpikir-profit-dan-profit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×