kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Digratiskan, Pemerintah Siapkan Anggaran Pengadaan Vaksin Covid-19 Booster


Selasa, 11 Januari 2022 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemberian vaksin virus corona (Covid-19) dosis ketiga atau booster dilakukan secara gratis


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemberian vaksin virus corona (Covid-19) dosis ketiga atau booster dilakukan secara gratis bagi seluruh masyarakat.

Guna memenuhi kebutuhan vaksin tersebut, pemerintah akan menyiapkan anggaran. Selain menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pengadaan vaksin juga dilakukan dengan skema hibah.

"Tentu ada anggaran yang harus disiapkan, tapi kita juga menerima hibah vaksin dalam jumlah cukup banyak," ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (11/1).

Baca Juga: Peringatan! Kasus Varian Omicron di Indonesia bakal Jauh Lebih Tinggi dari Delta

Kebutuhan tersebut saat ini sedang dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan. Isa juga mengungkapkan nantinya anggaran pengadaan vaksin akan masuk dalam program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) tahun 2022.

Sementara itu, PT Bio Farma (Persero) mengaku masih belum mendapatkan penugasan terkait pengadaan vaksin booster Covid-19. Sebelumnya, Bio Farma menjadi pengimpor tunggal vaksin dalam memenuhi kebutuhan program vaksinasi pemerintah.

"Kami masih menunggu (penugasan), jika memang ditugaskan, Insya Allah kami siap," ungkap Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto.

Sebagai informasi, berdasarkan paparan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Indonesia telah mendatangkan 446 juta dosis vaksin dari berbagai produsen. Dari angka itu vaksin yang telah digunakan sebanyak 288 juta dosis.

Baca Juga: Dimulai Besok, Jokowi Putuskan Booster Vaksin Covid-19 Gratis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×