kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Didorong Konsumsi, Bos BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,05%


Senin, 01 Agustus 2022 / 18:18 WIB
Didorong Konsumsi, Bos BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,05%
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Bank Indonesia (BI) meyakini pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2022 makin meningkat.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meyakini pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2022 makin meningkat. 

Menurut perhitungan BI, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2022 diperkirakan sebesar 5,05% yoy, atau lebih tinggi dari capaian pertumbuhan kuartal I-2022 yang sebesar 5,01% yoy. 

“Perkiraan kami, untuk pertumbuhan ekonomi akan terus membaik, khususnya di kuartal II-2022 dan akan berlanjut pada kuartal III-2022,” tegas Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers KSSK, Senin (1/8) secara daring. 

Baca Juga: Kinerja Industri Manufaktur Indonesia Masih Dibayangi Tekanan Inflasi

Perry menyebut, pendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2022 adalah adanya konsumsi rumah tangga yang terus meningkat sejak bulan Ramadhan dan diikuti momen Idul Fitri. INi karena mobilitas yang makin baik sehingga mendorong permintaan masyarakat. 

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga didorong oleh kinerja ekspor yang masih berdaya karena harga komoditas yang tinggi, serta akselerasi belanja pemerintah apda kuartal II-2022. 

Meski memang sudah meningkat, Perry menegaskan pertumbuhan belum pulih bila dibandingkan dengan pra Covid-19. Sehingga, masih perlu dorongan bagi pertumbuhan ekonomi baik dari sisi fiskal maupun moneter. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×