kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Di luar negeri, SBY pantau perkembangan Century


Kamis, 22 November 2012 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Kabar gembira! Anime Mushoku Tensei Part 2 tayang di Muse Indonesia mulai 3 Oktober


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Presdien Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap memantau perkembangan penyidikan kasus pengucuran dana talangan Bank Century kendati sedang berada di luar negeri. Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Informasi Heru Lelono menyatakan SBY selalu memantau dan mengetahui dinamika di dalam negeri.

Heru mengatakan, Wakil Presiden Boediono memang terlibat  dalam pengambilan keputusan mengenai penyertaan modal sementara Bank Century yang mencapai Rp 6,7 triliun. Kendati demikian, dia tidak sependapat bila dikatakan Boediono langsung melakukan penyelewengan sehingga merugikan uang negara. "Seperti dikatakan beliau bahwa penyelamatan bank Century di dalam kondisi ekonomi masa itu," ujarnya, Kamis (22/11).

Menurutnya, langkah penyelamatan Bank Century sudah terbukti mampu menyelamatkan perekonomian nasional. Bila ada penyalahgunaan, dia berharap diusut tuntas. "Bahwa dengan kebijakan itu kemudian ada yang menyalahgunakan, sepantasnya diusut tuntas secara hukum," katanya.

KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus Bank Century. Tersangka itu yakni mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Ch. Fadjrijah. Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, Boediono berperan dalam pengucuran dalam talangan bagi Bank Century itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×