kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Di Lapindo, Jokowi sebut negara lupakan rakyatnya


Kamis, 29 Mei 2014 / 17:14 WIB
Konsumsi Pertalite. Warga antre membeli BBM Pertalite di sebuah SPBU, Depok, Jawa Barat, Senin (2/1/2022). KONTAN/Baihaki/2/1/2023


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

SIDOARJO. Bakal calon presiden Joko Widodo mengungkapkan, kasus luapan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan bukti ketidakberpihakan pemerintah terhadap rakyat.

"Saya sudah melihat sendiri lumpur Lapindo ini. Dalam posisi ini, negara harusnya hadir sebagai representasi kedaulatan rakyat," ujar Jokowi saat mengunjungi lokasi luapan lumpur Lapindo, Kamis (29/5).

"Kalau negara saja absen, artinya negara sudah melupakan rakyat. Sudah jelas kan?" sambungnya.

Pernyataan Jokowi langsung mendapatkan sambutan riuh dan tepuk tangan dari belasan ribu warga yang hadir di tepi luapan lumpur, sejak Kamis pagi. Mereka meneriakkan nama Jokowi sambil mengibarkan bendera PDI-P.

Jokowi sampai ke lokasi luapan tersebut pukul 15.50 WIB. Kedatangan Jokowi disambut oleh belasan ribu warga yang telah menunggunya sejak Kamis pagi. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×