kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Demokrat tegaskan tak akan ikut usung hak angket


Rabu, 25 Maret 2015 / 14:03 WIB
Demokrat tegaskan tak akan ikut usung hak angket
ILUSTRASI. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) merangsek ke posisi 10 besar saham dengan kapitalisasi pasar jumbo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menegaskan bahwa partainya tidak ikut mengusung hak angket terkait keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam menyikapi dualisme kepengurusan di Partai Golkar dan PPP. Ruhut mengingatkan kepada semua anggota Fraksi Demokrat di DPR untuk patuh pada instruksi partai.

"Kalau ada kader-kader Demokrat yang melenceng, berhadapan dengan saya," kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/3).

Ruhut mengatakan, sejauh ini belum ada instruksi, baik dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono maupun Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengenai sanksi bagi kader yang menandatangani hak angket. Meski begitu, Ruhut meyakini kader yang tak patuh itu pasti akan mendapat teguran.

"Saya juru bicara kader Demokrat, tegas saya katakan tidak ada itu (hak angket)," ujarnya.

Hak angket digulirkan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie bersama fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih. KMP menganggap Menkumham telah bertindak sewenang-wenang dengan mengesahkan Golkar kubu Agung Laksono.

KMP juga mempermasalahkan keputusan Menkumham yang sebelumnya mengesahkan kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan kubu Romahurmuziy.

Yasonna merasa pengesahan kepengurusan Agung sudah sesuai dengan undang-undang. Karena itu, ia siap menghadapi proses hukum yang dilakukan kubu Aburizal. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×