kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Politisi Demokrat: Prabowo pilih Sandiaga Uno jadi cawapresnya


Rabu, 08 Agustus 2018 / 23:08 WIB
ILUSTRASI. Mantan Staf Khusus Presiden SBY, Andi Arief


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dinamika politik menjelang tengat waktu batas pendaftaran pemilihan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2019 semakin hangat. Terutama, menyoroti para kandidat cawapres untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Jika sebelumnya, nama-nama yang santer bakal mendampingi Prabowo adalah Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri. Kini, paling santer nama muncul yakni Sandiaga Uno. 

Sebagaimana diungkapkan oleh politisi Partai Demokrat Andi Arief, Rabu (8/8). Melalui akun twitternya @AndieArief_ membeberkan alasan batalnya pertemuan Prabowo dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kuningan.

Andi menyebut Partai Demokrat tidak mengalami kecocokan karena Prabowo dalam menentukan cawapresnya dengan menunjuk orang yang mampu membayar partai keadilan sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Andi menyebut Prabowo akhirnya menjatuhkan pilihannya ke Sandiaga Uno sebagai cawapresnya. Lantaran, Wakil Gubernur DKI Jakarta itu telah menyerahkan mahar ke PAN dan PKS.

Berikut cuitan Andi Arief selengkapnya; 







  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×