kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Politisi Demokrat: Prabowo pilih Sandiaga Uno jadi cawapresnya


Rabu, 08 Agustus 2018 / 23:08 WIB
ILUSTRASI. Mantan Staf Khusus Presiden SBY, Andi Arief


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dinamika politik menjelang tengat waktu batas pendaftaran pemilihan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2019 semakin hangat. Terutama, menyoroti para kandidat cawapres untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Jika sebelumnya, nama-nama yang santer bakal mendampingi Prabowo adalah Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri. Kini, paling santer nama muncul yakni Sandiaga Uno. 

Sebagaimana diungkapkan oleh politisi Partai Demokrat Andi Arief, Rabu (8/8). Melalui akun twitternya @AndieArief_ membeberkan alasan batalnya pertemuan Prabowo dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kuningan.

Andi menyebut Partai Demokrat tidak mengalami kecocokan karena Prabowo dalam menentukan cawapresnya dengan menunjuk orang yang mampu membayar partai keadilan sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Andi menyebut Prabowo akhirnya menjatuhkan pilihannya ke Sandiaga Uno sebagai cawapresnya. Lantaran, Wakil Gubernur DKI Jakarta itu telah menyerahkan mahar ke PAN dan PKS.

Berikut cuitan Andi Arief selengkapnya; 







  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×