kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Demokrat Dukung Pembentukan Tim Investigasi Independen Pascademo


Kamis, 11 September 2025 / 18:58 WIB
Demokrat Dukung Pembentukan Tim Investigasi Independen Pascademo
ILUSTRASI. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, Partai Demokrat mendukung pembentukan Tim Investigasi Independen untuk mengusut kerusuhan demo yang terjadi beberapa waktu lalu.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Partai Demokrat mendukung pembentukan Tim Investigasi Independen untuk mengusut kerusuhan demo yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan tim ini nanti bisa melakukan identifikasi secara utuh sehingga mencegah informasi yang tidak benar di masyarakat. 

"Informasi itu penting untuk diketahui secara faktual dan aktual. Jadi kalau ada kita ada inseden maka perlu diketahui secara utuh untuk menghindari fitnah dan hoax termasuk konspirasi teori," katanya di Istana Merdeka, Kamis (11/9/2025). 

AHY menilai banyak konspirasi teori paska demo berakhir. Menurutnya hal ini akan membahayakan kerukunan antar anak bangsa jika tidak diketahui fakta yang sebenarnya. 

"Sekali lagi, kita berharap demokrasi yang dibuka dengan biak itu juga diikuti segala upaya untuk menaati konstitusi, hukum dan aturan yang berlaku," ungkapnya. 

Baca Juga: Menko Polkam dan Menpora Belum Dilantik, Presiden Prabowo: Tunggu Waktunya

Sebelumya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa usulan untuk membentuk tim investigasi independen pasca demo yang berujung ricuh sejak Senin (25/8/2025) hingga akhir Agustus 2025 adalah masuk akal. 

Hal ini dikatakannya untuk menanggapi 17+8 tuntutan rakyat saat berbincang dengan pemimpin redaksi media di kediamannya di Hambalang, akhir pekan lalu.

"Ya, saya kira kalau tim investigasi independen, saya kira ini masuk akal. Saya kira itu masuk akal, saya kira bisa dibicarakan dan nanti kita lihat bentuknya kayak bagaimana,” kata Prabowo dikutip dari siaran pers Tim Media Presiden Prabowo, Selasa (9/9/2025). 

Kepala Negara menyebutkan, beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah masuk akal, meski beberapa lainnya perlu dibicarakan lebih jauh. 

“Kita pelajari sebagian masuk akal, sebagian kita bisa berunding, kita bisa berdebat. Saya kira banyak yang masuk akal. Banyak yang menurut saya normatif. Dan bisa kita bicarakan dengan baik,” ucap Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Dasco di Istana Hari Ini, Rabu (10/9) Bahas Program Prioritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×