kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Demokrat Dukung Pembentukan Tim Investigasi Independen Pascademo


Kamis, 11 September 2025 / 18:58 WIB
Demokrat Dukung Pembentukan Tim Investigasi Independen Pascademo
ILUSTRASI. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, Partai Demokrat mendukung pembentukan Tim Investigasi Independen untuk mengusut kerusuhan demo yang terjadi beberapa waktu lalu.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Partai Demokrat mendukung pembentukan Tim Investigasi Independen untuk mengusut kerusuhan demo yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan tim ini nanti bisa melakukan identifikasi secara utuh sehingga mencegah informasi yang tidak benar di masyarakat. 

"Informasi itu penting untuk diketahui secara faktual dan aktual. Jadi kalau ada kita ada inseden maka perlu diketahui secara utuh untuk menghindari fitnah dan hoax termasuk konspirasi teori," katanya di Istana Merdeka, Kamis (11/9/2025). 

AHY menilai banyak konspirasi teori paska demo berakhir. Menurutnya hal ini akan membahayakan kerukunan antar anak bangsa jika tidak diketahui fakta yang sebenarnya. 

"Sekali lagi, kita berharap demokrasi yang dibuka dengan biak itu juga diikuti segala upaya untuk menaati konstitusi, hukum dan aturan yang berlaku," ungkapnya. 

Baca Juga: Menko Polkam dan Menpora Belum Dilantik, Presiden Prabowo: Tunggu Waktunya

Sebelumya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa usulan untuk membentuk tim investigasi independen pasca demo yang berujung ricuh sejak Senin (25/8/2025) hingga akhir Agustus 2025 adalah masuk akal. 

Hal ini dikatakannya untuk menanggapi 17+8 tuntutan rakyat saat berbincang dengan pemimpin redaksi media di kediamannya di Hambalang, akhir pekan lalu.

"Ya, saya kira kalau tim investigasi independen, saya kira ini masuk akal. Saya kira itu masuk akal, saya kira bisa dibicarakan dan nanti kita lihat bentuknya kayak bagaimana,” kata Prabowo dikutip dari siaran pers Tim Media Presiden Prabowo, Selasa (9/9/2025). 

Kepala Negara menyebutkan, beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah masuk akal, meski beberapa lainnya perlu dibicarakan lebih jauh. 

“Kita pelajari sebagian masuk akal, sebagian kita bisa berunding, kita bisa berdebat. Saya kira banyak yang masuk akal. Banyak yang menurut saya normatif. Dan bisa kita bicarakan dengan baik,” ucap Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Dasco di Istana Hari Ini, Rabu (10/9) Bahas Program Prioritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×