kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Demokrat dan Gerindra berkoalisi?


Kamis, 27 Juli 2017 / 17:51 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Peluang koalisi antara Partai Demokrat dan Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) semakin terbuka. Menyusul rencana pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo Subianto pada Kamis (27/7) malam.

"Kita sudah memiliki visi yang sama, ya pasti banyak kemungkinan yang terjadi," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Komplek DPR RI.

Menurutnya, saat ini Demokrat dan Gerindra tengah dalam proses pendekatan dalam persamaan visi dan misi. Dia menjelaskan sejak beberapa periode ini Demokrat dan Gerindra punya hubungan baik maka bukan hal yang baru ketika komunikasi kedua partai ini kembali intens.

"Jadi saya pikir komunikasi ini perlu ditingkatkan, antar partai, antar pimpinan," ujarnya.

Dinamika politik selalu berubah, dan saat ini setiap parpol harus berkoalisi untuk mengusung capres untuk memenuhi ambang batas partai politik atau gabungan parpol mengajukan calon presiden.

Kalau Demokrat dan Gerindra berkoalisi maka sudah memenuhi ambang batas partai politik atau gabungan parpol mengajukan calon presiden yaitu 20 %.

"Sesuatu hal yang sah saja? tentunya hal-hal terbaik kami serahkan kepada beliau berdua," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×