kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.054   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.287   -41,00   -0,77%
  • KOMPAS100 680   -6,15   -0,90%
  • LQ45 532   -4,11   -0,77%
  • ISSI 180   -0,99   -0,55%
  • IDX30 299   -2,11   -0,70%
  • IDXHIDIV20 391   -2,19   -0,56%
  • IDX80 78   -0,65   -0,82%
  • IDXV30 109   -0,69   -0,63%
  • IDXQ30 99   -0,38   -0,38%

Demokrat belum cabut dukungan ke Prabowo-Hatta


Minggu, 03 Agustus 2014 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Film All Quiet on The Western Front dan sederet daftar film nominasi Best Picture Oscar yang wajib ditonton para penggemar film.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua menegaskan, hingga saat ini Demokrat masih tetap tergabung dalam koalisi partai pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurut Max, isu Demokrat akan pindah ke kubu pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya dihembuskan oleh pihak luar dan wartawan.

"Sampai hari ini belum kita cabut dukungan Prabowo-Hatta," ujar Max saat baru tiba untuk menghadiri acara Halal Bihalal di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu (3/8).

Max mengatakan, partainya masih konsisten seperti pada saat pertama kali Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarif Hasan menyatakan Demokrat resmi memberikan dukungan kepada Prabowo-Hatta.

Menurut Max, partainya tidak mencari-cari kekuasaan seperti partai lain. Konsep yang diusung Prabowo-Hatta, kata dia, sejalan dengan konsep yang sudah dijalankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama 10 tahun memerintah.

"Jangan samakan kami dengan PKB atau yang lain. Yang langsung nempel-nempel yang mencari kekuasaan. Kami enggak mencari kekuasaan. Kalau mau mencari kekuasaan kami dengan yang mau menang saja dari awal gitu," tegas Max.

Kubu Prabowo-Hatta tengah menggugat ke Mahkamah Konstitusi terkait keputusan KPU yang menetapkan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Mereka juga mendorong dibentuknya panitia khusus Pilpres di DPR. Mereka beralasan terjadi kecurangan dalam Pilpres 9 Juli lalu.

Hanya, Demokrat tidak ikut dalam deklarasi koalisi Merah Putih yang dipermanenkan. Koalisi itu dilanjutkan dalam kerja sama di parlemen. ( Fathur Rochman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×